Doa-Doa Mustajab Saat Berziarah ke Raudah di Masjid Nabawi
Doa Mustajab Di Raudhah
Bagi setiap Muslim, Raudah adalah sebuah nama yang membangkitkan kerinduan mendalam. Terletak di jantung Masjid Nabawi, Madinah, inilah sebidang area istimewa yang dijuluki sebagai ‘taman surga’ dunia (Raudhah min Riyadil Jannah).
Ditandai oleh hamparan karpet berwarna hijau yang membedakannya dari seluruh area masjid lainnya, Raudhah menjadi oase spiritual yang berada tepat di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW. Ini adalah tempat di mana doa-doa menjadi mustajab dan rahmat Allah SWT tercurah tanpa batas.
Menginjakkan kaki di sini adalah sebuah anugerah, momen penuh kekhusyukan untuk terhubung dengan Sang Pencipta dan Rasul-Nya.

Urutan Doa-Doa Penting di Raudah
Untuk menyempurnakan ibadah dan adab saat berziarah, doa-doa berikut disusun berdasarkan urutan yang dianjurkan. Dimulai dari langkah pertama Anda memasuki Masjid Nabawi yang mulia, hingga saat Anda mendapatkan kesempatan berharga untuk berdoa di dalam Raudah.
Doa Pertama: Saat Memasuki Masjid Nabawi
Adab pertama yang harus dilakukan adalah memanjatkan doa saat melangkahkan kaki ke dalam Masjid Nabawi. Doa ini merupakan permohonan tulus kepada Allah SWT agar membukakan pintu-pintu rahmat-Nya bagi kita selama berada di dalam rumah-Nya yang suci ini.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. بِسْمِ اللّٰهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللّٰهِ. رَبِّ أَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِيْ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَاغْفِرْ لِيْ ذُنُوْبِيْ، وَافْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَأَدْخِلْنِيْ فِيْهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Bismillahi wa ‘ala millati rasulillah. Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin, wa akhrijnii mukhraja shidqin, waj’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraa. Allahumma sholli wasallim ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala aali sayyidina Muhammad, waghfirli dzunubi, waftahli abwaba rahmatika wa adkhilni fiiha ya arhamarrahimin.
Arti: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah. Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku dengan cara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong. Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya, ampunilah dosa-dosaku, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu dan masukkanlah aku ke dalamnya, wahai Dzat Yang Maha Paling Pengasih di antara para pengasih.
Doa Kedua: Mengucapkan Salam kepada Rasulullah SAW
Ketika berada di dekat makam Nabi Muhammad SAW, luangkan waktu untuk mengucapkan salam dengan penuh rasa hormat, cinta, dan kerinduan. Ini adalah momen untuk menghaturkan penghormatan tertinggi kepada manusia paling mulia.
اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللّٰهِ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نَبِيَّ اللّٰهِ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا صَفْوَةَ اللّٰهِ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللّٰهِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَنَّكَ عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّيْتَ الْأَمَانَةَ وَنَصَحْتَ الْأُمَّةَ وَجَاهَدْتَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ حَتَّى أَتَاكَ الْيَقِيْنُ. فَصَلَوَاتُ اللّٰهِ عَلَيْكَ وَسَلَامُهُ دَائِمَتَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللّٰهُمَّ آتِهِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ.
Assalamu ‘alaika ya Rasulullah warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu ‘alaika ya Nabiyallah. Assalamu ‘alaika ya shafwatallah. Assalamu ‘alaika ya habiballah. Asyhadu an laa ilaha illallah wahdahu laa syarikalah, wa annaka ‘abduhu wa rasuluh. Asyhadu annaka qad ballaghtar risaalata wa addaytal amaanata wa nashahtal ummata wa jaahadta fi sabilillahi hatta ataakal yaqiin. Fashalawatullahi ‘alaika wasalaamuhu daa’imatayni ilaa yaumiddiin. Allahumma aatihil wasiilata wal fadhiilah, wab’atshu maqaaman mahmuudanil ladzii wa’adtah.
Arti: Keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya semoga tercurah atasmu, wahai Rasulullah… Aku bersaksi sesungguhnya engkau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, menasihati umat, dan berjihad di jalan Allah hingga datang kepadamu keyakinan (wafat). Semoga selawat dan salam dari Allah senantiasa tercurah atasmu hingga hari kiamat. Ya Allah, berikanlah beliau wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah beliau di tempat terpuji yang telah Engkau janjikan.
Doa Ketiga: Menyampaikan Salam kepada Abu Bakar As-Siddiq RA
Setelah menghaturkan salam kepada Rasulullah SAW, kita beralih sedikit untuk menyapa sahabat yang paling beliau cintai, Sayidina Abu Bakar As-Siddiq RA, yang bersemayam tepat di sisinya. Beliau adalah pemegang gelar “As-Siddiq” (Yang Membenarkan).
اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا خَلِيْفَةَ رَسُوْلِ اللّٰهِ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا صَاحِبَ رَسُوْلِ اللّٰهِ فِي الْغَارِ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا مَنْ أَنْفَقَ مَالَهُ كُلَّهُ فِي حُبِّ اللّٰهِ وَحُبِّ رَسُوْلِهِ. جَزَاكَ اللّٰهُ عَنْ أُمَّةِ رَسُوْلِ اللّٰهِ خَيْرَ الْجَزَاءِ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Assalamu ‘alaika ya Khaliifata Rasulillah. Assalamu ‘alaika ya shaahiba Rasulillahi fil ghar. Assalamu ‘alaika ya man anfaqa maalahu kullahu fii hubbillahi wa hubbi rasulihi. Jazaakallahu ‘an ummati Rasulillahi khairal jazaa’. Assalamu ‘alaika wa rahmatullahi wabarakatuh.
Arti: Keselamatan atasmu, wahai Khalifah Rasulullah. Keselamatan atasmu, wahai sahabat Rasulullah di dalam gua. Keselamatan atasmu, wahai orang yang menginfakkan seluruh hartanya karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah membalasmu dengan balasan terbaik atas jasamu bagi umat Rasulullah. Keselamatan dan rahmat Allah semoga tercurah atasmu.
Doa Keempat: Mengucapkan Salam kepada Umar bin Khattab RA
Selanjutnya, sampaikan pula salam kepada khalifah kedua, Sayidina Umar bin Khattab RA, yang makamnya juga berada di area mulia ini. Beliau dikenal dengan gelar “Al-Faruq” (Pembeda antara yang hak dan yang batil) karena ketegasan dan keadilannya.
Assalamu ‘alaika ya mudzhiral Islam. Assalamu ‘alaika ya Faaruuq. Assalamu ‘alaika ya man nathaqta bish-shawab. Wa qawiya bikal Islam. Assalamu ‘alaika wa rahmatullah.
Arti: Keselamatan atasmu, wahai yang menampakkan Islam. Keselamatan atasmu, wahai Al-Faruq (sang pembeda). Keselamatan atasmu, wahai orang yang berkata dengan kebenaran. Dan denganmu Islam menjadi kuat. Keselamatan dan rahmat Allah semoga tercurah atasmu.
Doa Kelima: Doa Khusyuk Saat Berada di Dalam Raudah
Inilah saat yang paling dinantikan. Ketika Anda berhasil mendapatkan tempat di dalam Raudah, manfaatkanlah setiap detiknya untuk berdoa dengan khusyuk. Panjatkanlah segala hajat, permohonan ampun, dan puji-pujian kepada Allah.
Penting: Mengingat waktu di Raudah sangat terbatas dan suasana ramai, disarankan untuk telah menghafal atau menyiapkan catatan doa-doa pribadi Anda agar dapat dipanjatkan dengan fokus dan khusyuk.
Berikut adalah contoh doa komprehensif:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ، وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذُنُوْبِيْ، وَلِوَالِدَيَّ، وَلِجَمِيْعِ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَقَلْبًا خَاشِعًا، وَلِسَانًا ذَاكِرًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَحَلَالًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا صَالِحًا مُتَقَبَّلًا. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ. وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
Arti: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam… Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, dosa kedua orang tuaku, dan seluruh kaum mukminin dan mukminat… Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, hati yang khusyuk, lisan yang senantiasa berzikir, rezeki yang luas, halal lagi baik, serta amalan saleh yang diterima. Wahai Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Sebuah Refleksi dari Taman Surga
Kesempatan untuk sujud dan berdoa di Raudah adalah sebuah anugerah tak ternilai. Ini bukan sekadar kunjungan fisik, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk mengisi kembali bejana iman.
Setelah meninggalkan tempat mulia ini, tanyakan pada diri: jejak aroma surga manakah yang akan saya bawa pulang ke dalam kehidupan sehari-hari? Semoga kekhusyukan yang diraih di Raudah menjadi energi yang memperbaharui iman, dan semoga kerinduan untuk kembali ke sana tak pernah padam.
Semoga panduan ini bermanfaat untuk ziarah Anda. Apakah Anda ingin saya membuatkan ringkasan doa-doa ini dalam format kartu saku untuk memudahkan hafalan?
